Day #3; Peta

Eng-ing-eng.. berjalan berjam-jam panas-panas di tengah kota kemaren ternyata bikin kami tepar dan penasaran setengah mati gimana rasanya bawa mobil. Udah jalan jauh-jauh, diliatin orang -baca postingan day #1, tapi tetep aja masih di Tuban weh. Yah gimana ya, ini KP dengan niat wisata yang terselubung, hehe.. Pengen ke pasar Sukawati, ke Garuda Wastu Kencana, ke Joger, jalan-jalan. Dengan asumsi: ke sana mustahil pake sepeda. Jadilah pagi ini ceritanya kami dapet sewa mobil karimun, mari kita sebut dia mumun. Si mumun ini tidak seperti mobil lainnya. Kalo kata Laras, si mumun memiliki respon yang kurang baik terhadap perubahan gigi dan kami setengah idup nyari cara buka pintu bensin si mumun. Udah ditarik knop dari dalem mobil, tapi tetap tidak terbuka. Singkat kata, mumun adalah mobil yang tidak biasa.

Driver: Teman A
Arah: Kuta – Joger – Sanur
First thing: BELANJA SENDAL JEPIT! :D di Joger, ternyata cukup murah sekitar 35000 rupiah saja (kirain satunya bakal 75000 gitu). Oke, siiplah, sendalnya lucu-lucu warnanya :D
Agak siang, kami lanjut ke Carrefour Sunset Road, beli peta dan makan siang untuk dimakan di Sanur. Ya, peta. Kami ngga tau gimana caranya, rute apa, yang mana, jalan apa aja yang harus dilalui untuk bisa sampe di tempat-tempat yang diinginkan. Kami hanya bergerak berbekalkan peta, makan siang, mobil, bensin, dan modal nekad.

Akhirnyaaa, tiba di Sanur! Di Sanur ada beberapa pantai. Dan kami memilih pantai Kesumasari dengan asumsi kyanya disana pantainya lebih sepi (dari peta terlihat sedikit restoran & toko-toko penginapan). Sampai sana, walaupun ternyata agak sedikit kotor & banyak perahu, aaah yang penting pemandangannya cantiiiik dan ngga seperti kuta yang sudah dicemari kavling-kavling bisnis perhotelan. Yang menarik, walaupun matahari bersinar terik kami ngga merasa panas sama sekali :)


Driver: Teman B
Arah: Sanur – Sukawati – Sanur
Sekedar informasi, Pasar Sukawati terkenal dengan tempat jualan oleh-oleh Bali yang bisa diperoleh dengan murah. Masalahnya adalah, pasar Sukawati ternyata ada banyak! Mungkin karena ketenarannya, pasar ini diduplikasi sampe ada 3. Pasar yang ‘asli’ (maksudnya pasar yang pertama kali ada) letaknya sedikit lebih jauh dan penjualnya ngga maksa-maksa narikin tangan orang. Kalo kamu menemukan pasar yang penjualnya maksa-maksa, berarti kamu berada di Sukawati yang lain, hehehe…

Driver: Nurin
Arah: Sanur – Jimbaran (Uluwatu)
Setelah dirangkum, ternyata jarak kuta – sukawati cukup jalan lurus-lurus aja pake by pass jl. ngurah rai. Yah, sekali dua kali belok sih. Tapi bukannya tanpa hambatan lho, kira-kira ada percakapan seperti ini di dalam mobil:
“Jalan di kiri aja, rin.. mobil kita kan emang rada-rada…”
“Rem, rin! rem!”
“Rin, lo nyetir terlalu kiri…”
“Jangan lupa kasi lampu sen”
“Awas, rin! motor!”
Mungkin kedua teman saya ini tegang, ya supaya mereka ngga bingung, saya langsung bilang, “Sejak 3 tahun yang lalu, ini pertama kalinya gue bawa mobil keluar kompleks perumahan lagi.”
Hehehe, kalo ngga gini caranya gimana saya punya kesempatan bawa mobil?

Tiba di daerah Jimbaran, ada tanjakan yang cukup nanjak. Dan si mumun ternyata ngga kuat di gigi 2. Mesin mati di tanjakan. Rem. Nyalain mesin. Rem dilepas, langsung injek gas. Mati lagi. gitu terus LIMA KALI……….
Tiba-tiba ada bule nyamperin, “Mau dibantu supaya lebih cepat?”
“Boleh-boleh!”
“Coba pake rem tangan,” katanya
Rem tangan ditarik sampe pol.
“Oke, lepas rem kaki,” lanjutnya.
Mobil meluncur ke belakang. Ternyata rem tangan blong.
“Ngga bisa……..”
“Remnya…. Oh shit! Oh shit!,” kata pak bule.
Kami hampir putus harapan, “gila, diapain nih…” satu mobil panik.
Tak lama kemudian ada beberapa orang bapak nyamperin juga, inisiatif buat dorong mobil dari belakang. Penduduk bali sepertinya. Alhamdulillah, setelah nge-gas sampe mentok, mobil bisa jalan……
“Gas! langsung gas!”
“Rin, gue aja yang nyetir, rin…”
If one day I’m crazy enough to say, “please let me drive the car…”, just don’t let me :P

Driver: Teman B
Arah: Jimbaran (Uluwatu) – Jimbaran (GWK)
Insiden yang cukup bikin shock barusan akhirnya bikin supir diganti. Hehehe. Anyway! GWK oke sekali! :D Bisa liat lengkungannya pulau bali! :))


Driver: Teman A
Arah: Jimbaran (GWK) – Kuta
end of today’s journey :)

Advertisements

2 thoughts on “Day #3; Peta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s