Day #10; a Gift

Minggu lalu wisata kami ke pantai dan minggu ini saatnya wisata budaya!
Turis Jepang sepertinya sangat tertarik dengan wisata budaya. Di tiga tempat yang kami kunjungi, yang hilir mudik selalu saja orang Jepang lagi orang Jepang lagi, dikomandoi para tour guide pribumi yang lancar berbahasa Jepang. “Hai! douzo ikuyou,” katanya mempersilakan. Yah, ada sih turis bule, tapi ngga sebanyak turis Jepang :)
Saya pengen upload banyak foto, tapi sayangnya internet bebe lagi ngga oke dan internet di em em kecepatannya lama sekali~ nyaaa~ baiklah, sedikit saja dari jalan-jalan hari ini:

Goa Gajah.
-kaming sun-

Tampaksiring.

Pura Besakih.

Di pura ini, sekelebat kenangan muncul di benak saya. Tempat parkir mobil papa, tempat mama dan saya menunggu di dekat pura. Iya, sekitar 5 tahun lalu kami sekeluarga pernah kemari.
Aah, I really wish my parents & lil bro was here. Jadi berasa kalo ini pertama kalinya berada di pulau yang berbeda dengan orang tua, langsung jackpot 1 bulan lamanya.

Yah, kalo inget jakarta jadi inget bandung. Himpunan apakabar ya. Terakhir kali saya tinggal, itu mesin air di depan himpunan lagi bocor. Airnya yang keluar-keluar itu 2 meter lagi masuk himpunan (noooooooooo :’(( ). LPJ ini itu belum selesai, ada pmbr juga. aaaargh.
Biasanya internet adalah obat sesaat untuk melupakan kegalauan. Well, if I don’t have any proper internet connection, I really love to read. (fyi, saya posting ini via bebe). Sayangnya saya ngga bawa buku yang menyenangkan selain buku kuliah (errr, another titik dua kurung buka).

Oke back to Bali. Di perjalanan pulang, mobil belok di Mol Galeri. Waw, ternyata di sini toh para turis domestik menikmati ‘mall’, hihihi pantesan di Diskoferi jarang sekali terlihat turis berkulit sawo matang. Anyway! Ada gra*media!!! Hore!! :D Saya beli buku “The Journeys”, tentang cerita perjalanan para penulis yang latar belakangnya berbeda-beda. Ada penulis skenario, novel, komedi, dll. Di tengah kegalauan inget keluarga di jakarta, inget himpunan di bandung, buku ini seperti hadiah dari Allah bilang, “Hey! Cheer up! :)”

“Sesungguhnya, ‘terlalu’ perhatiannya orangtua kita adalah gangguan terindah yang pernah bisa kita terima” – Raditya Dika in The Journeys;

Sore ini saya officially sakit flu. Bersin-bersin dan meler, kepala berat, tenggorokkan agak sakit dan gatal khas flu. Padahal dari kemaren udah berencana beli vitamin C sebelum terserang penyakit. Ternyata saya kalah cepat sama takdir Allah. Vitaminnya baru dapet malam hari.

nowplaying: Rewind – Paolo Nutini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s