Peluru

“how we can be wise enough to let go of our dreams, just for awhile.”

Dunia punya banyak jalan, dan semua jalan takkan selurus yang kita inginkan.
Bisa jalan yang memutar, atau jalan yang ‘kita sangka’ memutar, ada pula jalan yang kita ‘paksakan’ lurus.
Tentu saja tidak ada jalan yang salah. Semua benar.

Kalau memakai istilah Papa saya, salah satu jalan yang ada adalah kita harus menembak kemana-mana, lalu lihat hasilnya, tembakan mana yang kena sasaran. Itu artinya kita harus punya jumlah peluru yang cukup untuk bisa menembak banyak. Tentunya, juga harus berusaha extra keras untuk bisa punya peluru yang banyak.

Kemudian saya berpikir. Jadi, salah satu jalan yang lain adalah fokus pada beberapa butir peluru yang dimiliki. Mungkin peluru yang ada hanya tiga atau bahkan hanya satu. Ini artinya kita harus memiliki konsentrasi tingkat tinggi dan memiliki kepercayaan diri bahwa peluru yang ditembakkan akan tepat sasaran. Harus tepat.

Bagi seseorang, jumlah peluru bukanlah masalah. Banyak ataupun sedikit, ia bisa memilih. Tapi bagi yang lain, bisa jadi banyaknya peluru tergantung nasib.
Bagaimanapun, berapapun jumlah peluru, tepat atau tidaknya tembakan ke sasaran, itu dipersilakan dan hanya dipersilakan oleh Tuhan.

Jalan yang saya pilih sekarang adalah… dua-duanya.
Sekian.

Ps.
Maaf ya, otak.. kamu bisa kok. semangat!
Maaf ya, hati.. ini bukanlah akal-akalanku untuk menghianatimu, ini hanyalah sebuah jalan yang agak memutar, sedikit. sabar ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s