Believe


Pagi ini, aku mengkhususkan diri bertemu dengan beliau. Seorang teteh yang kutahu namanya tiga tahun lalu. Iya sebatas itu, tahu nama. Tapi ya, siapa sih yang tidak tahu beliau yang merupakan salah satu tokoh di angkatan 2005? Sebelum pagi ini, kami belum pernah ngobrol panjang, kalau bertemu di jalan pun aku yakin beliau lupa nama dan wajahku. Semoga silaturrahim jadi lebih erat setelah pertemuan pagi ini.

“Assalamualaikum, teh.. maaf terlambat..” Kulangkahkan kaki ke dalam rumah mungil itu, pemandangan pertama yang membuatku terbelalak adalah koleksi buku Islam yang berderet banyaaak sekali, tersusun rapi dan sebagian besar adalah buku hard cover. Ah lihat! ternyata ada buku favoritku nyempil disana! Perahu Kertas :)
Kue-kue kering tersaji dengan sederhana dan tampak dua sosok berjilbab yang sudah tidak asing lagi hinggap berhadapan di sana. Seketika mereka tersenyum riang menyambutku, dan aku juga, kutunjukkan juga kegembiraanku karena akhirnya telah bertemu tempat bertanya.

Ternyata saat itu majelis belum dimulai. Kami ngobrol ringan, hingga sampai pada cerita teteh tentang kebesaran Allah dan manusia yang berakhlak Al-Qur’an, Rasulullah. Sebagian besar ceritanya telah sering kudengar, tapi entah kenapa aku sama sekali tidak keberatan untuk menyimak teteh bercerita.
Intinya, Islam itu sederhana: mengakui kebesaran Allah dan mengakui bahwa Muhammad adalah utusan-Nya. Besar, Allah itu Maha Besar.
Seketika kerinduan memuncak. Membayangkan nikmat iman, nikmat percaya, dan keinginan yang luar biasa untuk bisa disayang Allah. Ah, lagi-lagi aku tak bisa menahan tangisan. Sesak. Akhir-akhir ini bercucuran air mata adalah sebuah rutinitas mingguan. Sungguh, mingguan. Tiba-tiba sahabat disebelahku berkata, “Teh, maklumin ya teh.. Nurin tiap ketemu lingkaran selalu nangis, udah dari TPB kya gini.”
“Ya ampun! hahaha.. sesering itukah aku nangis, Dwin?”

Dapat dibayangkan betapa keringnya ruh jika tanpa disertai mengingat Allah dan kematian. Dan betapa kuatnya jiwa seseorang jika ia bisa mengadu hanya kepada Allah dan bersungguh-sungguh dalam doa dan usahanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s