Jantung

Menakjubkan ketika sebuah kalimat yang kuucapkan seusai shalatku bisa berbuah lezat.

Hanya kalimat itu, aku ucapkan berulang-ulang menggunakan bahasa ibuku.

Ketika saat itu, saat kupikir aku tak bisa menghadapi tekadku sendiri.

Sebuah kalimat yang merupakan cita-cita, datang entah darimana, tapi kuucapkan dengan seolah-olah jantungku mau keluar:
“Ya Allah, aku ingin Engkau sayang.. Hanya Engkau, tiada yang lain..”

20120124-100233.jpg
Photo: meja, bandung. @nuririn

Advertisements

2 thoughts on “Jantung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s