Kaki terikat, tapi kita masih bisa lompat.
Konon, manusia yang banyak tersenyum adalah manusia yang banyak menangis pula.

Untungnya ada Resti yang bisa kusapa sore-sore di ganesha :)
Ternyata aku memang butuh adik kecil untuk kumanjakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s