Benda-benda

Beberapa teman yang pernah ke kamar saya sering bilang, “kamar lo kya kamar seniman, rin..”

Entah saya harus percaya atau ngga, soalnya saya ngga pernah tau apa bedanya kamar seniman sama yang bukan. “Berantakan maksud lo?”, padahal saya udah berusaha rapiin barang-barang yang over load itu. “Apa ya, bukan itu, tapi suasananya kreatif.” Yah, sekali lagi, saya ngga ngerti kenapa orang-orang mikir demikian. Soalnya kata ortu saya sih kamar saya kadang kya kapal pecah.

Mungkin karena ada gitar yang terlihat mencolok di pojok kamar, laptop dan printer di meja belajar, 5 tumpuk kertas-kertas & buku-buku yang tidak tersusun rapi, 2 kamera di atas tempat tidur, receh-receh yang tak terurus, sebuah dinding yang sekarang hampir penuh dengan foto dokumentasi hidup, kumpulan notes, pena hitam, belasan tiket travel jakarta-bandung, dan remang-remang suara radio yang tak pernah kumatikan sekalipun aku keluar kamar.

begitu saja suasananya, emangnya seniman cem gini? =_=

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s