Reaksi

“Nurin, jodoh itu apa? Gimana tanda-tandanya kalo kita udah ketemu si jodoh kita?”
Siang tadi, orang ke-5 mengucapkan pertanyaan yang sama pada saya. Setelah sejak 2 minggu yang lalu pertanyaan itu muncul di Padasuka, di Lab lantai 2, di Yahu Messenjer, di Kanayakan, akhirnya muncul juga di Gampungatjeh.

Apakah saya terlihat berpengalaman?
Kenapa kalian pikir saya tahu jawabannya?
Karena jelas-jelas saya belum pernah nyebar undangan, apalagi booking gedung dan pesan catering. Akan lebih tepat jika pertanyaan itu ditanyakan pada orang seperti Kak Syifa atau Teh Ninda.

“Jodoh itu rezeki. Rezeki itu jodoh.” dan beberapa kalimat lain saya ucapkan saja dengan sekenanya, seadanya definisi yang saya yakini. Menurut saya, itu adalah pertanyaan yang polos, sepolos jawaban seorang saya yang tidak punya pengalaman apa-apa. Dan rata-rata, reaksi orang sama. Terdiam. Saya juga.

Nebula

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s