Bukan Tembang Lawas

Alkisah siang ini. Kami di dalam mobil yang melaju dari cipete menuju casablanca. Radio mobil saat itu tak bisa berfungsi seperti biasanya, jadi saya nyalakan playlist lagu dari ponsel pintar saya. Tembang lawas terdengar, tapi bukan lagu-lagu tahun 60an. Percayalah, tembang 90an sebenarnya sudah lawas. Adik sepupu saya yang duduk di kelas 6 SD bahkan tidak tahu siapa itu Mandy Moore, apalagi Reza Artamevia. Diantara lagu-lagu itu, terselip salah satu lagu baru. Baru, dirilis tahun 2008. Ia berbunyi, kemudian saya berdandang.

Saya: “Ini masalah kuasa~ alibimu berharga~
Mama: “…”
Saya: “Kalau kami tak percaya, lantas kau mau apa?~
Mama: “…”
Saya: “Kau tak berubah! selalu mencari celah~
Mama: “…”
Saya: “lalu smakin parah! tak ada jalan tengah~
Mama: “…”
Saya: “Ini mosi tidak percaya! jangan anggap kami tak berdaya!
Ini mosi tidak percaya! kami tak mau lagi diperdaya!

Mama: “Ini lagu apa sih??! Mosi tidak percaya?? Mosi tidak percaya kok dijadiin lagu??”
Saya: “…”
Mama: “Aneh…”
Saya: “…”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s