Helmi Ipah dan Robi

Setelah sekian lama tidak ke sekolah kecil, kemarin saya bertemu Helmi dan mamanya di angkot biru. Sepertinya tujuan kami sama, sekolah kecil. Helmi masih riang dan supel seperti biasa. “Bu guru aku punya mobil putih!” kemudian ia menunjuk mobil-mobil berwarna putih selama perjalanan, “kaya yang itu tuh! yang ituh! yang ituh!” Freed putih, picanto putih, jazz putih.
Ketika sudah dekat sekolah kecil, kami berjalan kaki. “Bu guru! Aku naik kapal loh! waktu itu Emi liburan ke Palembang!”

Sesampainya kami di sekolah, aku bertemu Ipah. Ia sudah lebih tinggi sekarang :) Dan seperti biasa, ia anak yang pandai. Buktinya? Entahlah, pokoknya aku selalu merasa bahwa ia anak yang pandai, hihi.
“Ipah kemaren masuk sekolah ngga?”
“Ngga bu, aku mimisan.”
O.o
Hari itu, ada satu perilaku yang agak asing yang kulihat dari Ipah. Ipah sering ‘gelendotan’. Ia menempel bersandar padaku, kemudian pada guru yang satu lagi, kemudian pada guru yang satu lagi, kemudian pada guru yang satu lagi. Sepertinya sih bukan dalam rangka sakit, karena wajahnya berkelakar lucu. Biasanya ketika baris di depan sekolah, Ipah adalah anak yang semangat menentukan lagu apa saja yang akan kami nyanyikan. Pagi itu Ipah nampak tidak fokus dan berusaha mencari perhatian guru-guru. Ia mondaaaar mandiiiir seperti setrikaan mengunjungi setiap guru setelah selesai merevisi origaminya.
“Bu guruuu, tadi pagi gigiku berdarah. nih aaaaaaaaaaa”

Kemarin, untuk pertama kalinya aku berinteraksi sungguhan dengan Robi! Padahal sebelumnya ia tak pernah bereaksi terhadap apapun yang aku tanyakan :’) Kemarin Robi banyak berbicara :) Mungkin karena ajakan ‘tos’ku, ternyata ia semangat sekali ber’tos’ :))

Anak-anak ‘angkatan lama’ sudah tidak banyak yang meneruskan sekolah kecil. Mungkin karena memang sudah saatnya mereka masuk taman kanak-kanak. Yang kulihat kemarin hanya sedikit yang tersisa, Helmi, Ipah, Robi.. Ayu yang selalu harus diajak, Epan yang sekarang bisa lepas dari mamanya, Toriq yang sekarang badannya lebih besar :’), Quin, Kanaya, Naira, Andin…

Cepat sekali anak-anak ini tumbuh..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s