Stay Inspired and Keep Inspiring

1. Instagram Web Profile
Instagram is a social media. Social Media. Dari situ bahkan saya kenalan dengan orang jepang dan sedikit-sedikit saya mempraktekkan bahasa jepang saya yang sudah lama tak pernah diasah. Dan jadinya saya belajar kanji sendiri hahaha. Oke, dan ternyata sekarang instagram bisa dibuka via browser. Yang ini punya saya.

2. Postcrossing
Atas request mbak Apriany :) saya akan membahas sedikit mengenai postcrossing.
Di beberapa postingan terakhir saya mengupload gambar-gambar kartupos yang saya terima dari luar negeri. Nah, gimana caranya? Ikutlah postcrossing! :D

Pertama-tama, tentu saja register terlebih dahulu. Awalnya, kita akan menerima (max) 5 alamat rumah orang yang terdaftar di postcrossing. Alamat itu terpilih secara random/acak dan kita wajib ngirim kartupus ke alamat tersebut. Waktu itu saya dapet alamat Belarusia, Jerman, Ukraine, Taiwan, dan Cina. Trus apa yang kita tulis di kartupos? bisa apapun sih. Mau curhat, mau cerita tentang kucing, apapun boleh. Yang penting kita ngirim kartupos beneran ke alamat itu. Ngirim beneran ya, pake perangko, dianter ke kantor pos. Bukan via e-mail atau alat elektronik apapun.
Kalo kartupos itu sudah sampai di alamat yang kita tuju, akan ada notification masuk ke e-mail kita & biasanya ada pesan kesan gitu dari sang penerima :)
Jika sudah ada 1 kartupos yang sampai, bersiap-siaplah menerima kartupos dari random person entah di belahan bumi mana :D
Ohiya, jangan lupa update profile kita disana. Kasi tau postcard seperti apa yang kita suka. Seperti profile saya ini. Saya bilang kalo saya suka night city view. Kalo kita lagi beruntung, nanti orang yang akan ngirim kartupos ke kita bakal nyariin postcard yang sesuai dengan yang kita inginkan :)
Sedikit tips aja: Saya biasanya ngirim 1 kartupos pake perangko Rp4000 dengan tujuan negara manapun, walaupun sebenernya biaya kirim kartupos itu beda-beda tergantung regionalnya. Tapi yah daripada repot, untuk ke luar negeri saya pukul rata 4000. Terkadang ada juga kantor pos yang ‘nakal’ ngga mau kalo kita pake perangko 4000 buat ngirim ke luar negeri, jadinya disuruh bayar Rp7000 atau Rp10000 gitu untuk satu kartupos. Padahal saya udah ngirim 15 kali ke eropa, amrik, cina, dsb nyampe-nyampe aja tuh hehehe..
Saya tau postcossing ini pun dari Rama :) Semua gara-gara postingan di blognya tentang kartupos-kartupos itu. Wah, terlihat seru, surprising, random, then I immediately thought “I just REALLY GOTTA DO THIS.”

3. Clazziquai Project

4. Urban Zakapa

5. Do TA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s