Propaganda aneh tertempel pada hari senin di dinding rumah kedua.
4 kertas besar-besar dan isunya aneh
oh ternyata itu dari pihak yang bersalah
tapi tulisan-tulisannya memberi kesan bahwa merekalah yang benar.

Dan pihak yang tak bersalah malah bingung dan tidak melawan balik.
Mendidih, tapi wajan sudah kering.

Sore harinya saya buat sebuah tulisan di secarik kertas A5,
isinya menuding mereka yang bersalah,
saya tempel diantara kertas-kertas besar.
Atas nama pribadi, tanpa embel-embel SWASTA.
Keesokan harinya kertas saya hilang. Padahal saya plester keempat sisinya.
Pengecut. Sial, saya dibungkam.

Kemudian ada pengumuman, hari Rabu, bahwa atasannya akan dilantik.

Ah basi.
Ketika kebenaran diungkap terang-terangan, baru bergerak.

Advertisements

One thought on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s