Fitness Untuk Pemula: Sebaiknya nge-Gym dimana?

Image Source: standouthealth.com

Beberapa waktu lalu saya mendapat beberapa pertanyaan mengenai fitness for beginners. Salah satunya adalah gym mana sih yang bagus untuk pemula?

First of all, kalo km berniat HANYA menggunakan treadmill, urungkanlah niat untuk daftar membership gym. Mendingan jogging di taman dekat rumah or kantor karena akan jauh lebih hemat dan tidak akan ada fasilitas gym yang kmu sia-siakan. Dengan biaya yang kmu keluarkan untuk daftar gym, (berasaskan menghindari ke-mubazir-an) seharusnya pilihlah olahraga yang memang tidak bisa kamu lakukan di luar gym. Ok, jadi kita sudah sepaham ya: ini adalah tulisan yang diperuntukkan untuk para fitness beginners yang mau eksplor active lifestyle.

Kembali lagi ke pertanyaan, “Gym mana sih yang bagus buat pemula?”

Menurut saya tergantung budget dan tujuan fitness km. Kalo memang punya budget sekitar 500-700rb per bulan dan km orangnya highly committed untuk olahraga jangka panjang, ngga ada salahnya sama sekali untuk daftar membership di gym besar seperti Fitness First, Celebrity Fitness, ataupun Gold’s Gym. Disana fasilitasnya lengkap, bukan hanya mesin dan alat fitness lainnya, tapi juga ada berbagai macam kelas menarik yang bisa dicoba. Buat saya pribadi, motivasi jangka panjang saya dalam berolahraga adalah karena saya senang dengan olahraga yang saya lakukan. Di gym besar kmu bisa ‘meng-eksploitasi’ fasilitas yang ada berdasarkan rasa penasaranmu. Kelas yoga, dance class, group training muay thai, kolam renang, cabang gym yang ada dimana-mana, jajal semua! Jadi walaupun kmu pemula di dunia fitness, bukan berarti harus banget mulai dari gym kecil. Manfaatkan antusiasmu, be brave, and be healthy. Selain itu, tergantung gym-nya, ada yang menyediakan free handuk, plastik untuk baju kotor, sabun & shampoo, hairdryer, sauna, free tea and coffee, unlimited mineral water di water tap, and so on.

Lain ceritanya kalo budget kmu terbatas (up to sekitar 300rb per bulan), atau kmu masih ragu dan belum tau bakal berolah raga jangka panjang atau ngga. There’s nothing to worry about joining small gym near your home or your work place. Justru dengan dekatnya gym dengan rumah atau kantor, there’s no excuse for you to not going to exercise! :D Perlu diingat bahwa basically mesin atau alat olahraga di semua tempat gym itu (nyaris) sama. Beti banget. Beda-beda tivis. Sebutlah dumbbell, barbell, mesin leg press, chest press, abductor, adductor, lateral pull down machine, dan lain-lain dan sebagainya. Jadi kalo kmu mau latihan weight lifting atau occassionally ikut kelas zumba (apalagi cuma mau di treadmill), ngga perlu lirik-lirik gym besar kok. Untuk fasilitas handuk dan sebagainya tentu menyesuaikan dengan harganya ya guys, hehe. Yang jelas, mau kmu daftar di gym kecil manapun, fasilitas non-exercise nya lah yang bener-bener bervariasi dan ngga bisa dipukul rata. You really need to do some research, telpon gym nya, kunjungi langsung dan tanya-tanya aja mengenai kelas apa saja yang mereka sediakan.

Nah, buat saya pribadiiii yang bikin beda adalah suasananyaaa! Jeng jeng jengg…

Yang barusan saya bahas adalah hal-hal yang sifatnya objektif dari segi non-exercise facility, budget, and exercise-tools functionality. Sekarang saya mau bahas hal yang sifatnya subjektif dari saya sendiri. Saya adalah tipikal orang yang ketika latihan lebih suka pasang earphone, pandangan lurus ke depan, ga pake hai-hai sana sini, fokus dari satu set latihan ke set yang lain, bahkan saya mantengin pake stopwatch di henpon berapa detik saya harus istirahat antar set dan saya pun segera mulai set berikutnya ketika harus mulai. Buat saya, olahraga adalah “my me time”. Saya berkompetisi dengan diri saya sendiri and how far I can achieve is limitless. That mind palace is simply my sanctuary.

Dengan pola pikir yang seperti itu, jika memungkinkan untuk nge-gym di mega gym, I’ll choose mega gym. Mungkin karena sifat tempatnya lebih individualistik kali ya. Jarak antar alat latihan cukup spacy sehingga I can enjoy my own bubble. And so does most of everyone, they are enjoying their alone time. Saya paling ga bisa being social di tempat gym karena tujuan saya di gym itu berolah raga (and you know that -in general- being social drains the hell out of me hahaha). Sedangkan in small gym, based on my observation, everyone knows everyone and everyone can see everyone. Dengan ruangan yang bisa dibilang ngga seluas mega gym, sebagai perempuan, saya merasa ngga nyaman kalo harus olahraga berdekatan dengan orang lain, apalagi yang namanya gym kan banyak laki-lakinya ya, saya merasa ngga nyaman aja. Yah kurang lebihnya seperti itu. Overall sebenarnya semua orang di small gym sangat friendly, jadinya dimana-mana orang ngobrol (yet I prefer to be invincible while I workout haha). Well yeah that’s just my own thoughts.

Sekali lagi, kmu pemula di dunia fitness? Stay strong and committed yah :D you will make your future self proud!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s